Ada sedikit cerita tentang kehidupan di Taipei…banyak pelajaran tentang hidup yang saya terima selama 1 tahun tinggal disana.
—i have some story about my life in Taipei, i learn many things about life during my 1 year study in Taipei
mungkin saya tidak berkontribusi banyak dalam hal ini tapi saya senang sekali dan terngiang-ngiang sampai sekarang dan ingin bisa kembali melakukan dan mengalami hal ini…
—maybe i didn’t have much contribution in this part, but i’m very happy get involvedĀ and i always remember it and hope i can have these kind of experiences in the future.
suatu malam setelah tarawih pada saat Ramadhan 1430 H, atau tahun 2009, saya di ajak teman saya ke masjid kecil Taipei or Taipei Cultural Mosque untuk jadi peserta pesantren kilat, yang ikut mahasiswa dan mba2 TKI..
—-english part to be continue…
lalu buka puasa dan lainnya…
ada yang menarik dari mba2 TKI ini…kalau nyumbang untuk buka puasa atau yang lainnya bukan uang receh..tapi lembaran…ada yang 100, 500, 1000….jadi malu sendiri saya karna cuma sumbang receh..
hal yang menarik lainnya…mereka punya baju seragam..warnanya menyala..kompak deh pokoknya…
dari situ saya mulai memperhatikan sepak terjang mba2 tKI ini…sampai suatu waktu saya diajak salah seorang senior untuk ikut berkontribusi membantu ngajar Iqro di masjid besar…dan menjadi sebuah kenangan yang ga akan saya lupa…
Kesungguhan mba2 TKI yang mau belajar membaca dan mempelajari Al Qur’an itu membuat saya berpikir betapa besarnya Kuasa Allah SWT membimbing mereka mencari dan mendapatkan hidayah diantara banyak teman2nya yang terpengaruh dengan dunia gemerlap bebas ala barat dan tak beragama… SUBHANALLAH…mereka menemukan kembali jalan lurus yang Allah sebutkan dalam Al Qur’an surat Al Fatihah..
walaupun cuma bisa ngajar Iqro dan sharing pengalaman dengan mba2 TKI itu saya merasa sangat bersyukur bisa berbagi dengan mereka , malah kadang diprotes kalau datang ke masjid terlalu siang, tapi saya senang…
suatu saat musim dingin saya datang ke masjid besar…saya salaman dengan seorang mba2 TKI, namanya mba tarmi…dia pengan tangan saya yang sedingin air es itu…dipengangnya terus tangan saya sampai hangat…katanya..kasihan liat tangan saya gemetar kedinginan…saya hanya bisa tertegun dan berharap Allah bisa membalas kebaikannya…perasaan saya saat itu haru sekali…padahal itu hal sederhana yang dia lakukan untuk saya…
saya seperti ketagihan datang ke masjid itu…bertemu mba2 TKI, sharing sesuatu dengan mereka dan mendengar pengalaman mereka…sayangnya saya ga bisa sering2 datang karna sesuatu dan lain hal…
dan saya menyesal ..karna saya ga bisa menemukan hal ini saat saya kembali ke indonesia…
menemukan hal Berbagi Tanpa Syarat…
@ Home..22.11 P.M